<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jumlah Raka&#8217;at Sholat Tarawih</title>
	<atom:link href="http://fnoor.wordpress.com/2008/08/24/jumlah-rakaat-sholat-tarawih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fnoor.wordpress.com/2008/08/24/jumlah-rakaat-sholat-tarawih/</link>
	<description>SEES WITH HEART - HEARS WITH SOUL - TALKS WITH EYE</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Dec 2009 02:34:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Hery Romadan</title>
		<link>http://fnoor.wordpress.com/2008/08/24/jumlah-rakaat-sholat-tarawih/#comment-460</link>
		<dc:creator>Hery Romadan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 15:13:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fnoor.wordpress.com/?p=154#comment-460</guid>
		<description>Kalau boleh mengkritisi..
Ustadz Mustafa Ya qub gegabah dalam mengomentari  pendalillan dari hadist Aisyah dengan menyatakan:

&quot;Tetapi di dalam hadits shahih ini, Aisyah ra sama sekali tidak secara tegas mengatakan bahwa 11 rakaat itu adalah jumlah rakaat shalat tarawih. Yang berkesimpulan demikian adalah para ulama yang membuat tafsiran subjektif &quot; 

Pendapat saya : Padahal dalam hadist tersebut sangat jelas sekali bahwa secara keumuman bahwa sholatnya Rasulullah 11 rakaat di waktu malam baik bulan Ramadhan maupun yang lain..

Ulama yang menafsirkan hadist tersebut bukanlah secara subyektif, tetapi ada penguat dari hadist lain yaitu Hadist jabir bin Abdillah Ra..Ia berkata : Rasulullah SAW Sholat dengan kami pada bulan Ramadhan 8 Rakaat dan Witir. Ketika malam berikutnya, kami berkumpul di masjid dengan harapan beliau sholat dengan kami. Maka Kami terus berada di Masjid hingga pagi, kemudian kami masuk dan bertanya.&quot;ya Rasulullah , tadi malam kami berkumpul di Masjid, berharap anda sholat bersama,&quot; Maka beliau bersabda,&quot; Sesungguhnya aku khawatir diwajibkan atas kalian,&quot; (HR Thabrani, Ibnu Hibban dan Ibnu Huzaimah di hasankan Syaikh Albani (Sholat At Tarawih,18;Fath Al Aziz. 4/265)..


Jadi Kalaupun Ustadz Mustafa Yakub  yang menyebutkan bahwa Hadits yang  diriwayatkan Ja‘far bin Humaid Ra“Rasulullah SAW melakukan shalat pada bulan Ramadhan sebanyak delapan rakaat dan witir”. itu palsu dan dusta...bukan berarti tidak ada dalil hadist yang lain , silahkan lihat hadist hasan  yang diriwayatkan Jabir bin Abdullah Ra yang saya tuliskan di atas....

Sholat Tarawih 11 Rakaat ini juga diperkuat oleh Riwayat Shahih Umar Ra memerintahkan Ubay Ra dan Tamim Al Dari Ra untuk Sholat 11 rakaat.... (Diriwayatkan Imam Malik di sangat diShahihkan Imam Suyuthi dan Imam Subkhi juga Imam Albani menilai Shohih sekali)

Sehingga sangatlah keliru bila Ustadz Mustafa Ya&#039;qub menyatakan bahwa sholat tarawih 8 rakaat tidak ada dalil yang menjadi pegangan ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau boleh mengkritisi..<br />
Ustadz Mustafa Ya qub gegabah dalam mengomentari  pendalillan dari hadist Aisyah dengan menyatakan:</p>
<p>&#8220;Tetapi di dalam hadits shahih ini, Aisyah ra sama sekali tidak secara tegas mengatakan bahwa 11 rakaat itu adalah jumlah rakaat shalat tarawih. Yang berkesimpulan demikian adalah para ulama yang membuat tafsiran subjektif &#8221; </p>
<p>Pendapat saya : Padahal dalam hadist tersebut sangat jelas sekali bahwa secara keumuman bahwa sholatnya Rasulullah 11 rakaat di waktu malam baik bulan Ramadhan maupun yang lain..</p>
<p>Ulama yang menafsirkan hadist tersebut bukanlah secara subyektif, tetapi ada penguat dari hadist lain yaitu Hadist jabir bin Abdillah Ra..Ia berkata : Rasulullah SAW Sholat dengan kami pada bulan Ramadhan 8 Rakaat dan Witir. Ketika malam berikutnya, kami berkumpul di masjid dengan harapan beliau sholat dengan kami. Maka Kami terus berada di Masjid hingga pagi, kemudian kami masuk dan bertanya.&#8221;ya Rasulullah , tadi malam kami berkumpul di Masjid, berharap anda sholat bersama,&#8221; Maka beliau bersabda,&#8221; Sesungguhnya aku khawatir diwajibkan atas kalian,&#8221; (HR Thabrani, Ibnu Hibban dan Ibnu Huzaimah di hasankan Syaikh Albani (Sholat At Tarawih,18;Fath Al Aziz. 4/265)..</p>
<p>Jadi Kalaupun Ustadz Mustafa Yakub  yang menyebutkan bahwa Hadits yang  diriwayatkan Ja‘far bin Humaid Ra“Rasulullah SAW melakukan shalat pada bulan Ramadhan sebanyak delapan rakaat dan witir”. itu palsu dan dusta&#8230;bukan berarti tidak ada dalil hadist yang lain , silahkan lihat hadist hasan  yang diriwayatkan Jabir bin Abdullah Ra yang saya tuliskan di atas&#8230;.</p>
<p>Sholat Tarawih 11 Rakaat ini juga diperkuat oleh Riwayat Shahih Umar Ra memerintahkan Ubay Ra dan Tamim Al Dari Ra untuk Sholat 11 rakaat&#8230;. (Diriwayatkan Imam Malik di sangat diShahihkan Imam Suyuthi dan Imam Subkhi juga Imam Albani menilai Shohih sekali)</p>
<p>Sehingga sangatlah keliru bila Ustadz Mustafa Ya&#8217;qub menyatakan bahwa sholat tarawih 8 rakaat tidak ada dalil yang menjadi pegangan &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bayu200687</title>
		<link>http://fnoor.wordpress.com/2008/08/24/jumlah-rakaat-sholat-tarawih/#comment-452</link>
		<dc:creator>bayu200687</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 06:15:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fnoor.wordpress.com/?p=154#comment-452</guid>
		<description>wekekekek. betul, boleh aja ga tarawih. wong hukumnya sunnah koq.
saya juga sempat ga tarawih. waktu itu ada tamu di rumah. karena satu dan lain hal, tamu itu ga bs tarawih. so, saya jg nda tarawih. wong menghormati tamu itu wajib, dan tarawih itu sunnah...

truz kata2 ini
...Bagaimana mungkin Aisyah ra meriwayatkan hadits tentang shalat tarawih beliau SAW? ...
ya mungkin aja. wong rumah rosululloh sama masjid kan cm dipisahkan dinding aja...
gmn sich?!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wekekekek. betul, boleh aja ga tarawih. wong hukumnya sunnah koq.<br />
saya juga sempat ga tarawih. waktu itu ada tamu di rumah. karena satu dan lain hal, tamu itu ga bs tarawih. so, saya jg nda tarawih. wong menghormati tamu itu wajib, dan tarawih itu sunnah&#8230;</p>
<p>truz kata2 ini<br />
&#8230;Bagaimana mungkin Aisyah ra meriwayatkan hadits tentang shalat tarawih beliau SAW? &#8230;<br />
ya mungkin aja. wong rumah rosululloh sama masjid kan cm dipisahkan dinding aja&#8230;<br />
gmn sich?!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tanpa nama</title>
		<link>http://fnoor.wordpress.com/2008/08/24/jumlah-rakaat-sholat-tarawih/#comment-451</link>
		<dc:creator>Tanpa nama</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2008 13:09:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fnoor.wordpress.com/?p=154#comment-451</guid>
		<description>Katanya gak saling menyalahkan? Kok yang tdk tarawih disalahkan? Boleh2 aja kok gak tarawih!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Katanya gak saling menyalahkan? Kok yang tdk tarawih disalahkan? Boleh2 aja kok gak tarawih!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widi S</title>
		<link>http://fnoor.wordpress.com/2008/08/24/jumlah-rakaat-sholat-tarawih/#comment-433</link>
		<dc:creator>widi S</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 12:57:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fnoor.wordpress.com/?p=154#comment-433</guid>
		<description>Ass.

Setuju mas firdaus...yang penting gak saling menyalahkan, dan mencerai berai umat.

salam kenal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.</p>
<p>Setuju mas firdaus&#8230;yang penting gak saling menyalahkan, dan mencerai berai umat.</p>
<p>salam kenal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Akhmad Muttaqin</title>
		<link>http://fnoor.wordpress.com/2008/08/24/jumlah-rakaat-sholat-tarawih/#comment-413</link>
		<dc:creator>Akhmad Muttaqin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 04:24:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://fnoor.wordpress.com/?p=154#comment-413</guid>
		<description>masalahnya bukan jumlah rakaatnya, tetapi dalam hal apapun (khususnya beribadah), setiap tindakan kita harus tahu dasarnya. menurut saya inilah yang terpenting.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>masalahnya bukan jumlah rakaatnya, tetapi dalam hal apapun (khususnya beribadah), setiap tindakan kita harus tahu dasarnya. menurut saya inilah yang terpenting.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
