Muncul Lagi Penistaan Nabi Muhammad

Belum lagi kegusaran umat Islam sirna dengan Film Fitna, 20 April nanti diberitakan akan muncul lagi sebuah film kartun penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW berjudul “The Life of Muhammad”. Film ini diproduksi oleh Ehsan Jami seorang keturunan Iran dan mantan politisi Partai Buruh Belanda.

Ehsan Jami mengatakan kepada BBC bahwa filmnya tentang Nabi Muhammad mirip dengan komedi Monty Python, berjudul Life of Brian. Dalam film komedi tersebut, seorang lelaki muda yang lahir bersamaan dengan Yesus, keliru karena dikira sebagai al-Masih atau tokoh yang diyakini akan dikirim oleh Tuhan. Sedangkan fokus dari The Life of Muhammad adalah tentang malam pernikahan sang Nabi dengan istrinya Aisyah yang oleh orang-orang penghujat Islam dikatakan bahwa usia Aisyah saat itu masih 9 tahun (anak-anak), padahal menurut berbagai riwayat dikaitkan dengan data-data ilmiah, Aisyah sudah remaja ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW.

Bagi warga muslim, yang sudah tersinggung oleh penggambaran negatif Nabi Muhammad dalam karikatur Denmark, film ini jelas akan menimbulkan ketersinggungan baru. Namun, Ehsan Jami bersikukuh menyatakan bahwa film ini hanya lelucon. Ia juga menyatakan tidak bisa faham kalau warga muslim tersinggung. Saat ditanya apakah dia risau soal reaksi terhadap film karyanya, Ehsan Jami mengatakan, dia sudah cukup lama dikawal polisi selama 24 jam, sehingga dia tidak bisa lebih khawatir lagi. Namun, dia menambahkan dia telah belajar dari pengalaman Geert Wilders yang kesulitan untuk menemukan stasiun televisi yang bersedia menayangkan filmya atau situs internet untuk menampungnya. Berbeda dengan Wilders, Ehsan Jami tidak mengumumkan terlebih dahulu tempat film itu akan dirilis.

Sekali lagi, film ini akan sangat menusuk perasaan umat Islam. Kebebasan berekspresi dan mengemukakan pendapat tampaknya sudah menjadi agama baru sehingga tidak lagi mengenal etika walaupun mencederai dan menghina kepercayaan dan nabi umat lain. Umat Islam jelas tidak bisa menerima perlakuan jika Nabi yang begitu dihormatinya dijadikan bahan kelakar. Film-film dan karikatur Nabi memang semakin meningkat seiring dengan Islamphobia di masyarakat Eropa secara umum. Gambaran buruk terhadap Islam terus dihembuskan selain untuk kepentingan popularitas individu juga ada kekhawatiran yang besar dengan perkembangan Islam yang begitu pesat di Eropa dan Amerika. Bahkan menurut laporan Associated Press terbaru (31 Maret 2008) untuk pertama kalinya dalam sejarah, jumlah umat Islam dunia mencapai angka 19,2% yang berarti sudah lebih tinggi dari umat Katolik (17,4%). Diperkirakan jika hujatan kepada Islam terus berlangsung maka jumlah pemeluk muslim khususnya di Eropa dan Amerika juga akan semakin bertambah secara significant. Suatu kecenderungan yang pasti sulit diterima oleh logika mereka yang Islamphobia.

Referensi : BBC News


4 thoughts on “Muncul Lagi Penistaan Nabi Muhammad

  1. Seperti yang difirmankan Allah, bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan berhenti sampai kamu (orang Islam) mengikuti mereka. Semoga pertolongan Allah segera datang, dan yang batil akan terlihat, lalu kebenaran akan muncul. Saatnya kita berjuang menyampaikan kebenaran Islam, dan menjadikannya rahmatan lil alamin dengan menerapkan semua isi Al-Quran dan sunnah, seperti yang dikehendaki Allah SWT.

  2. ALLAHUAKBAR…!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Sedih Tapi aku blm bisa ngapa2in…..

    Sedih kalo emang film itu menistakan Nabiku…. tapi coba

    diredam.. SABAR ya SAUDARAKU SEUMAT….. yang menghujat kita

    sebenarnya pada takut akan islam,, ini hanya politik aja,, karena

    kalo mereka frontal nyerang mereka takut keteteran…. ini

    politik mengetahui kekuatan lawan… MUSLIM BERSIAPLAH PERANG..!!!

    dari segi apapun kita lawan mereka dengan kelembutan ISLAM….!!!!

  3. Harus ada film tandingan. Misalnya: “Harvard Scholars Going Umrah”, menceritakan bagaimana orang2 berpendidikan barat menggapai pengalaman spritual melalui ibadah umroh. Atau film kartun tentang kebijakan dan kebajikan Nabi Muhammad SAW. Tentu harus disajikan dengan gaya popular, tapi misi tetap tercapai, biar bisa dinikmati berbagai kalangan. itu pemikiran aku aja logh…, perang media harus dijawab dg perang media. Kayak Kristen yg merasa tersinggung dg novel Da Vinci Code, mereka kan perang jawab2 an lewat tulisan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s