Laskar Pelangi di Beltim

Tak terasa syuting pembuatan Film Laskar Pelangi akhirnya rampung mengambil lokasi di Gantong dan Manggar Kabupaten Belitong Timur (Beltim). Tim Miles Production yang menggarap pembuatan film ini terakhir mengambil adegan syuting lomba cepat tepat bertempat di Balai Pertemuan Gantong, Kecamatan Gantung, Kamis (26/6). Sebelum beranjak meninggalkan Beltim, Manajer Lokasi Dicky Dewasanto dan Liza Nazira, serta Co Producer Avesina Soebli menyempatkan diri berpamitan dengan pihak Pemkab Beltim. Kedatangan mereka diterima Sekda Kabupaten Beltim Ir H Syahrudin didampingi Asisten I Drs Umar Hasan yang berlangsung di ruang kerja Sekda Kabupaten Beltim, Kamis (26/6).

“Kami sangat berterima kasih sekali dengan pemda, kepala desa maupun camat yang telah banyak membantu kami selama syuting pembuatan film ini, termasuk juga polisi, Pol PP dan LLAJ yang telah membantu kami mengatur lalu lintas. Sambutan dari masyarakat sangat luar biasa menerima dan membantu kami di lapangan. Kami juga mohon maaf bila ada yang kurang berkenan selama keberadan kami di sini,” ungkap Avesina Soebli.

Selanjutnya, tim Miles Production akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Belitung. Hari Jumat (27/6) rencananya akan ada pemotretan untuk sampul dan keperluan promosi film ini. Sabtu (28/6), kegiatan dilanjutkan syuting pembuatan Film Laskar Pelangi mengambil tempat di kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi Kecamatan Sijuk.

Film Laskar Pelangi diangkat dari kisah novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Penggarapan film ditangani Mira Lesmana bersama sutradara Riri Reza. Film ini didukung sejumlah aktor dan aktris papan atas Indonesia, antara lain Tora Sudiro, Cut Mini dan lainnya, serta didukung Harian Pagi Pos Belitung sebagai media partner film ini.

Soebli gembira karena sambutan masyarakat selama syuting berlangsung sangat luar biasa. Proses pembuatan film ini melibatkan sekitar 400 orang warga, termasuk anak-anak. PT Timah pun sangat mendukung proses pembuatan film.

Film Laskar Pelangi yang sudah ditunggu-tunggu banyak kalangan rencananya akan ditayangkan sekitar satu minggu sebelum bulan puasa Ramadhan tahun ini. Jika berhasil, film ini akan dilanjutkan dengan Film Sang Pemimpi yang juga diangkat dari kisah novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata.

“Kita saat ini sedang mendiskusikan bagaimana untuk penayangan Film Laskar Pelangi ini di Beltim, supaya masyarakat Beltim bisa melihat filmnya karena di sini tidak ada bioskop. Hal ini sedang kita diskusikan bagaimana cara penayangannya,” kata Soebli.

Manajer Lokasi Dicky Dewasanto menambahkan proses pembuatan Film Laskar Pelangi ini sempat mengalami kendala, seperti masalah mendapatkan properti yang dibutuhkan seperti kendaraan maupun lainnya. “Untuk kendaraan ini kita cari di sini hingga sampai ke Tanjungpandan,” ujarnya.

Antusias

Sekda Kabupaten Beltim Ir H Syahrudin mewakili Bupati Beltim H Khairul Efendi BSc yang sedang dinas luar kota menyatakan pemda dan masyarakat Beltim sangat antusias terhadap keberadaan syuting Film Laskar Pelangi ini. Film ini dinilai ikut mempromosikan daerah. Gubernur Babel Ir H Eko Maulana Ali sampai menamakan Kabupaten Beltim sebagai Bumi Laskar Pelangi Satu Hati Bangun Negeri.

“Diharapkan Film Laskar Pelangi ini dapat cepat tayangnya. Bagi kami Andrea Hirata ini sangat luar, meskipun latar belakang pendidikannya bukan seni, namun hasil karya seninya luar biasa mampu mengingatkan kembali masa kecilnya, lalu ditulis dalam sebuah novel,” kata sekda yang mengaku kagum dengan tokoh Lintang yang diceritakan pandai dan mampu berdebat dengan orang yang pendidikannya lebih tinggi.

Sekda juga memohon maaf atas kemungkinan adanya kekurangan dalam memberikan dukungan selama kegiatan syuting berlangsung. Ia berharap kegiatan syuting pembuatan film lainnya dapat berlangsung di Kabupaten Beltim lagi. “Seperti yang sering disampaikan bupati, masyarakat kita ini ramah tamah dan ini merupakan suatu modal untuk membangun daerah. Kita lihat masyarakat cukup antusias melihat syuting pembuatan film ini. Kita berharap syuting pembuatan film lainnya dapat berlangsung di daerah kita ini,” ujarnya.

—–

Sumber : Bangka Pos

Artikel terkait :
1. Taklimat Tentang Film Laskar Pelangi
2. Film Laskar Pelangi Tayang Lebaran 2008

2 thoughts on “Laskar Pelangi di Beltim

  1. Jadi gak sabar pengen nonton filemnya.

    —–

    @ eko : Bayanganku sih film-nya nanti seperti film Sherina yg menceritakan ttg tingkah-polah anak kecil. Kalau yg nonton anak2 bisa jadi rame. Tapi kalau ABG apalagi sdh dewasa siap-siap aja kecewa he…he… Tapi banyak juga yg optimis film ini bagus & bakalan meledak spt Ayat-Ayat Cinta. Semoga saja ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s