Gaza Potret Pemimpin Islam

gaza_strip_violence

Sampai pekan ketiga perang di Jalur Gaza berlangsung sudah ribuan nyawa rakyat Palestina melayang. Namun ajakan Amir Qatar untuk mengadakan KTT Liga Arab untuk menghentikan perang tersebut belum juga mendapat respon yang positif dari negara-negara Arab. Himbauan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad untuk mengembargo minyak juga ditanggapi dingin. Yang lebih ironis, Hosni Mubarak si penguasa Mesir yang berbatasan langsung dengan Gaza masih menutup perbatasannya sehingga bantuan kemanusiaan dan kesehatan praktis tidak bisa masuk ke Gaza. Disisi lain di Amerika Latin negara Venezuela sudah mem-persona non gratakan dubes Israel. Bahkan Bolivia memutus hubungan diplomatiknya dengan Israel. Padahal kedua negara ini bukanlah negara Islam. Sumber Hamas mengatakan bahwa mereka heran dengan kegigihan sebagian negara Arab yang tetap melanjutkan hubungannya dengan Israel sementara segala pelanggaran biadab dan pembantaian terus dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.

Apa yang sekarang terjadi di jalur Gaza merupakan cerminan nyata tentang bagaimana sesungguhnya persatuan Islam. Islam yang dulu begitu besar dan kuat tapi kemudian menjadi lemah hingga hari ini lebih dikarenakan oleh ulah para pemimpinnya yang tidak bisa bersatu. Masing-masing dari mereka membawa ego sendiri-sendiri. Malah beberapa dari mereka bersahabat mesra dengan kaum zionis Israel yang telah terbukti selama ini selalu menghancurkan Islam.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. Al Maa’idah : 51)

Rasulullah SAW juga sudah mewanti-wanti hal ini dalam haditsnya :

“Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya dengan tidak menzhaliminya, tidak mengecewakannya, tidak membohonginya dan tidak merendahkannya. Letak takwa ada di sini (Nabi SAW menunjuk ke dada beliau sampai diulang tiga kali). Seorang patut dinilai buruk bila merendahkan saudaranya yang muslim. Seorang muslim haram menumpahkan darah, merampas harta, dan menodai kehormatan muslim lainnya”. (HR. Muslim)

“Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umat terdahulu yaitu penyakit sombong, kufur nikmat dan lupa daratan dalam memperoleh kenikmatan. Mereka berlomba mengumpulkan harta dan bermegah-megahan dengan harta. Mereka terjerumus dalam jurang kesenangan dunia, saling bermusuhan dan saling iri, dengki, dan dendam sehingga mereka melakukan kezaliman (melampaui batas)”. (HR. Al Hakim)

Para pemimpin Islam saat ini hampir sebagian besar sudah takluk duluan kepada Yahudi dan negara pendukungnya khususnya Amerika Serikat. Tidak ada semangat membela terhadap saudara seiman di Palestina yang begitu nyata muncul ke permukaan. Padahal negara-negara Islam memiliki bargaining position yang begitu kuat berupa minyak. Hal ini sebenanya sudah pernah dilakukan oleh Raja Faisal dari Arab Saudi saat perang Yom Kippur (perang besar kedua antara Arab Israel) tahun 1973. Sebagian besar biaya perang ini ditanggung oleh Arab Saudi. Sementara Amerika Serikat dan negara-negara industri Eropa diketahui menjadi pendukung penuh Israel. Raja Faisal kemudian menggunakan minyak sebagai salah satu senjata perangnya. Ia memimpin embargo minyak kepada negara-negara Barat. Akibatnya industri dan transportasi di negara Barat menjadi kacau. Rakyat Amerika dan Eropa mengantri panjang untuk mendapatkan BBM. Akibatnya Amerika terpaksa menghentikan sementara bantuannya kepada Israel. Untuk mengatasi krisis Presiden AS Richard Nixon sampai turun tangan langsung. Ia segera mengunjungi Raja Faisal di negaranya pada bulan Juni 1974 dan memintanya menyerukan penghentian embargo minyak dan perang Arab-Israel. Dengan penuh percaya diri Raja Faisal berkata: “Tidak akan ada perdamaian sebalum Israel mengembalikan tanah-tanah Arab yang dirampas pada tahun 1967!”. Nixon-pun akhirnya pulang ke negaranya tanpa hasil. Penolakan itu jelas membuat Amerika geram.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir (orang-orang munafik) itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi atau mereka berperang: “Kalau mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh.” Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang demikian itu, Allah menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam hati mereka. Allah menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. Ali ‘Imran : 156)


6 thoughts on “Gaza Potret Pemimpin Islam

  1. Kalau boleh saya berkomentar… Sepertinya alur pikir anda sudah teracuni oleh gaya pikir Hammas… Hammas seolah mereka adalah pahlawan di palestina….sehingga selalu mencaci para pemimpin muslim Arab lainnya… padahal semenjak Syaikh Yassin Syahid… Hammas terbelenggu oleh gaya fikir demokrasinya seolah-olah merekalah representasi Umat muslim di Palestina karena menang pemilu… padahal tidak…. banyak kaum muslimin yang tidak ikut pemilu…..Ketika perang berlangsung… para pemimpin Hammas ngacir ke Lebanon… tinggallah para Mujahidin dan kaum perempuan dan anak-anak disana yang berjuang mati-matian… sehingga 1000 lebih jiwa syahid…. Hammas sendiri merasa menang dan mengatakan kekuatan mereka tidak berkurang karena yang syahid adalah para Mujahidin bukanlah Hammas…..

    Begitu banyak pemimpin Arab muslim Ahlussunnah yang terkena fitnah keji Hammas…mungkin juga fitnah dari anda dengan mengatakan Para pemimpin Islam saat ini hampir sebagian besar sudah takluk duluan kepada Yahudi dan negara pendukungnya khususnya Amerika Serikat… biarlah hal tersebut hanya Allah SWT yang membalasnya…
    Saya sepakat dengan kerajaan Saudi Arabia dan pemimpin arab lainnya untuk tidak memberikan bantuan dana rekontruksi sosial kepada Hammas.. tetapi langsung kepada rakyat palestina yang menjadi korban dan syahid…… Dan saya juga setuju dengan Amirul Mukminin Iraq Abu Umar Al Baghdadi untuk terus mengirim mujahidin ke palestina walaupun Hammas selalu menentang dan menolak kedatangan para Mujahidin, dan perjuangan berdasarkan Islam bukan berdasarkan Nasionalisme ala Hammas…..

    @ Rekan abihira, fakta yg tidak dipungkiri adalah Hamas telah berhasil merebut simpati rakyat Palestina shg berhasil memenangkan pemilu Palestina dgn perolehan suara > 60%. Kalau perilaku mereka terutama para pemimpinnya mmg spt yg anda tuduhkan… logikanya tidak mungkin rakyat Palestina memilih mereka. Ini sekaligus menjawab tuduhan2 tendensius anda mengenai perilaku para pemimpin Hamas.

    Mengenai banyaknya pemimpin2 negara Islam khususnya Mesir dan Arab Saudi yang tidak berkutik thd Amerika dan zionis Israel… saya hanya ingin mengajak anda melihat fakta bagaimana mereka bersikap thd Amerika dan zionis Israel ketika lebih dari 3 minggu rakyat Palestina di jalur Gaza dibantai Israel shg akhirnya menimbulkan korban 1000-an orang mati orang syahid dan 5000-an orang terluka.

    Mengenai bantuan dana rekontruksi sosial… dari penjelasan juru bicara Hamas Dr. Sami Abu Zuhri saat wawancara di TV One mereka juga tidak mensyaratkan bantuan tsb harus lewat Hamas. Silahkan saja melalui badan tertentu atau langsung ke rakyat Palestina. Yg penting tidak lewat Fatah karena menurut Dr. Sami Abu Zuhri… dari pengalaman selama ini banyak bantuan yg dikelola Fatah tidak sampai ke rakyat Palestina.

  2. uh dsr israel bisanya cma nyerang doeang pke senjata cba pk tgn kosong pasti takut tuh! mang knp c hrs masyarakat palestina yg di serang pa gr2 hamas da di situ mang g da negara lain apa gian blm tentu pasukan hamas ngumpet di situ cr tau dulu dong kebenarannya bru di serang jgn asal serang kasihan kan yg mati apalagi yg msh anak2 g mikitr apa tuh israel!!!

  3. Pikiran abihira sdh teracuni paham zionis nih. Bagaimana mungkin anda menyalahkan Hamas sementara yg mereka lakukan adalah melawan penjajah Israel? Ingat, Israel skrg tinggal di tanah Palestina yg bukan haknya. Sikap pemimpin Arab Saudi & Mesir mmg mengecewakan banyak umat Islam dunia.

  4. Ass,w,w

    SubhanAllah serta shalawat dan salam kepada Rasul Allah Miuhammad SAW,ingin saya menanggapi apa yang disampaikan oleh Abihira dalam opininya,dimana sikap dan yang disampaikan merupakan refleksi dari seorang yang “prematur beropini”, hal-hal yang perlu anda renungkan adalah :
    1. Pada saat jenderal besar Sudirman bergerilya melawan penjajah belanda di bumi nusantara yang kita cintai ini, banyak masyarakat sipil yang tidak berdosa menjadi korban kebiadaban tentera belanda dikarenakan masyarakat bungkam disaat belanda berusaha mendapatkan informasi tentang keberadaan jenderal Sudirman,dan jenderal Sudirman sendiri kadangkala tidak pada posisi frontline, apakah dengan hal ini anda beranggapan bahwa Jenderal Sudirman seorang pengecut yang mengorbankan masyarakat sipil untuk perjuangan seluruh bangsa Indonesia?.
    2. Sebagian besar pemimpin negara-negara Arab memang dibawah dominasi kekuatan Amerika,karna itulah muncul figur seoran Usamah bin Laden yang tidak rela tanah Haram Saudi Arabia dijadikan basis militer GI , sebagaimana yang disampaikan Rasul Allah bahwa ada 2 daerah dan disekitarnya yang diharamkan untuk didiami oleh mereka yang non islam, namun hal ini telah dijadikan komoditas politik oleh raja Saudi saat ini untk melanggengkan dinasti kekuasaannya dengan dukungan Amerika.
    3. Andaikata rakyat Palestina tidak menerima sikap politik dan perlawanan HAMMAS, mustahil mereka mampu meraih perolehan suara diatas 60%,Untuk mengingatkan
    mungkin anda terlupa bahwa suara rakyat adalah suara tuhan (seorang negarawan dari Perancis),anda cari sendiri siapa dia untuk referensi politik anda. Hal ini sangat kontradiktif bila dibandingkan dengan pergerakan Fatah yang sudah jelas memperjuangkan kepentingan partai dan individu yang bernaung didalamnya,bagaimana perilaku Yasser Arafat dengan istri seorang keturunan Yahudi,mengingkari sendiri komitmen politik yang sudah dicetuskan olehnya.
    4.Mungkin pretenden anda lebih sublimasi pada katagori orang yang suka bergantung dan mengharapkan bantuan pihak lain dalam menyelesaikan masalah internal anda,tidak demikian halnya dengan HAMMAS,mereka masih punya prestige dan bangga dengan perjuangan mereka sendiri dalam menghadapi Zionis Israel dalam mewarisi semangat jihad yang diwariskan oleh Almarhum Syaikh Yassin Syahid,dalam artian luas HAMMAS tidak ingin melibatkan pihak external dalam perjuangan mereka.Apakah anda suka untuk memburu terorisme di Indonesia meminjam tangan Amerika?,dimana harga diri anda sebagai suatu bangsa yang berdaulat,begitu juga halnya dengan HAMMAS.
    Akhirnya saya berharap agar pola fikir anda tidak seperti pola pikirnya Islam Liberal yang sekarang memang tidak populer lagi dengan pemikiran2 mereka yang nyeleneh.
    Semoga Allah SWT memberikan taufik,hidayah dan ridho dan membukakan hati serta fikiran anda sebagaimana layaknya seorang muslim sejati yang ahlussunnah wal jama’ah.
    Amin ya rabbal alamin.

  5. Setelah dua tahun saya baru melihat kembali diskusi ini hal ini pun setelah saya browsing …ternyata banyak tanggapan ….dan setelah dua tahun pula ternyata apa yang saya tulis benar…Hammas memburu dan membantai Mujahidin yang benar-benar ingin menegakkan Islam…
    Silahkan klik….http://arrahmah.com/index.php/blog/read/5407/syahidnya-syekh-maqdisi-dan-pengkhianatan-hamas..
    tanggapan salsabila point pertama..Contohlah Rasulullah beliaulah sebaik-baiknya pejuang…
    Tanggapan Point kedua…apa yang anda katakan benar 99% benar…
    Tanggapan ketiga, sebaiknya anda check berapakah yang ikut pemilu???hampir 50 persen yang tidak ikut pemilu…jadi jangan jadikan pemilu jadi tolak ukur…karena Mujahidin tidak ikut pemilu…
    Tanggapan keempat..Kalau baca komentar saya dengan benar…maka kebalikan dari point keempat….saya bangga dengan hanya Islam….tujuan hanya Menegakkan Tauhid menyingkirkan demokrasi sebagaimana perjuangan Syaikh Yassin….bukan mengeakkan nasionalisme dan Demokrasi ala Hammas…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s